Australia Teratas Untuk Instalasi Panel Surya di Atap

Berdasarkan sebuah laporan dari lembaga milik pemerintah Australia, Clean Energy Regulator dan International Energy Agency menunjukkan bahwa Australia telah memasang hingga 785 megawatt tenaga surya tahun lalu. Menurut The Sydney Morning Herald, sebagian besar sistem berskala kecil dipasang di perumahan dan pusat bisnis.

Data tersebut menjadikan negara kangguru ini menjadi negara yang memiliki instalasi panel surya di atap lebih banyak dibandingkan negara lain. Jumlah ini menjadi sangat signifikan mengingat populasi Australia yang cukup kecil dibandingkan dengan pimpinan pasar energy terbarukan lainnya seperti negara-negara Uni Eropa, Cina, Jepang dan AS. Jepang dan Jerman misalnya, masing-masing hanya menginstal hingga 759 megawatt  tenaga surya berskala kecil tahun lalu.

Lima tahun silam, pemerinta Australia di bawah pimpinan Perdana Menteri John Howard menggandakan target penginstalasian sistem tenaga matahari berskala kecil dan terus memikat rumah tangga dengan paket-paket yang menarik. Australia sendiri bertujuan untuk memasok 20% listrik dari sumber energy terbarukan hingga 2020. Tahun lalu, energi terbarukan menyumbang 7% dari total suplai listrik di sana.

Categories

Santos telah mengumumkan proses akuisisi 50% saham di Northwest Natuna Production Sharing Contract (PSC) lepas pantai Indonesia dari AWE Limited. Northwest Natuna PSC berisi kilang minyak Ande Ande Lumut yang telah dinilai secara independen mengandung sekitar 100 juta barrel minyak. Wakil Presiden Santos Asia Pasifik, Martyn Eames mengatakan bahwa akuisisi tersebut konsisten dengan strategi Santos yang fokus pada perkembangan negara-negara inti di Asia. “Ande Ande Lumut merupakan proyek pengembangan minyak yang berada di Indonesia, sebuah negara di mana Santos telah memiliki track record yang panjang, pengalaman dan mendemonstrasikan kemampuan kami. Tim kami yang berbasis di Jakarta telah berhasil menyampaikan tiga perkembangan proyek lepas pantai dalam beberapa tahun terakhir – Maleo, Oyong dan Wortel – dan saat ini sedang mengerjakan proyek ke empat di Peluang,” jelasnya.