7 Perusahaan Minyak Terbesar di Dunia

Suka atau tidak, minyak dan gas alam merupakan salah satu industri yang turut andil memutar roda perekonomian dunia. Dan deretan perusahaan minyak terbesar di dunia yang disarikan dari Forbes ini dibuat berdasarkan perpaduan antara produksi minyak dan natural gas setiap hari. Simak perusahaan apa yang berada diperingkat teratas.

Saudi Aramco – 12.5 juta barrel per hari

Saudi Aramco hingga saat ini merupakan perusahaan minyak terbesar di dunia yang mampu menghasilkan revenue lebih dari $1 milyar per hari. Untuk mega project Syahbah di gurun Rub al-Khali memiliki minyak hingga 15 milyar barrel. Sementara ladang Aramco di Ghawar sanggup menggelontorkan minyak sebesar 5 juta barrel per hari.

Gazprom – 9.7 juta barrel per hari

Gazprom merupakan produsen gas alam terbesar di dunia. Perusahaan asal Rusia ini memonopoli suplai gas ke Eropa. Jadi tak heran jika jumlah kuntungan Gazprom bisa mencapai lebih dari $40 milyar per tahun.

National Iranian Oil Co. – 6.4 juta barrel per hari

Iran telah dipaksa untuk mengurangi produksi minyaknya nakibat sanksi internasional. Kendati demikian, produksi minyak negara berjuluk “Land of the Aryans” ini tetap menjadi produsen minya dan gas terbesar. Turki dan India dilaporkan telah membayar   dengan menggunakan emas untuk menebus minyak milik Iran.

ExxonMobil – 5.3 juta barrel per hari

Profit tahunan Exxon sebesar $40 milyar tentunya terlihat sedikit jika dibandingkan jumlah penjualan mereka yang mencapai $400 milyar. April silam, ExxonMobil telah melakukan kerjasama dengan raksasa minyak Russia, Rosneft.

PetroChina – 4.4 juta barrel per hari

Raksasa minyak asal negeri panda, PetroChina, sejatinya telah memproduksi minyak lebih banyak dari ExxonMobil. PetroChina diperkirakan memiliki cadangan gas yang banyak di bawah Cina dan suatu hari nanti bisa bersaing dengan Gazprom.

BP – 4.1 juta barrel per hari

Robert “Bob” Dudley, sang Group Chief Executive dan Director BP, berusaha melakukan beberapa perubahan pada perusahaan yang dikenal sebagai British Petroleum ini. Mulai dari menjual asset hingga menjanjikan perbaikan. Namun banyak yang memprediksi BP tidak dapat mempertahankan produksinya yang sebesar 4.1 juta barrel tersebut. Karena mereka saat ini sedang dalam pembicaraan untuk menjual 50% kepemilikan saham TNK-BP yang menyediakan seperempat dari seluruh produksi minyak keseluruhan.

Royal Dutch Shell – 3.9 juta barrel per hari

Shell berharap musim panas ini bisa memulai proyek pengeboran minya lepas pantainya di laut Chuckchi, Alaska.Selama bertahun-tahun sejak menyewa blok lepas pantai dari pemerintah federal, Shell telah menyempurnakan perencanaan prduksi dan mempersiapkan rig pengeboran Kulluk.

 

Categories