Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Penurunan kegiatan pengeboran AS, disusul dengan Menguatnya harga minyak dunia pada Senin (5/10/2015) waktu setempat (Selasa pagi WIB). Minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November pada patokan AS, naik 72 sen berakhir pada 46,26 dollar AS per barrel di New York Mercantile Exchange.

Sedangkan pada patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November menetap di 49,25 dollar AS per barrel dan di perdagangan London, naik 1,12 dari penutupan Jumat. Secara dua hari berturut-turut, Harga minyak diuntungkan dari penurunan jumlah rig minyak yang aktif di AS pada pekan lalu. Hitungan rig dari perusahaan jasa minyak AS Baker Hughes yang dirilis Jumat lalu menunjukkan jumlah rig turun 26 rig ke tingkat terendah lima tahun yakni tinggal 614 rig.

Phil Flynn dari Price Futures Group menuturkan bahwa pasar sedang kuat karena penurunan besar jumlah rig yang kita lihat dalam minggu-minggu terakhir, yang mengatur pergerakan untuk reli, serta penguatan di pasar saham.

Sementara itu, laporan ketenagakerjaan AS untuk September yang lemah pada Jumat lalu diperkirakan akan  menahan rencana Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga tingkat nol pada Oktober. Sehingga hal tersebut untuk sementara menekan dollar AS.”The Fed yang tidak akan menaikkan suku bunganya menjadi pertanda cukup baik untuk pasar minyak bergerak ke depan,” kata Flynn.

Minyak mentah yang dihargakan dalam mata uang AS lebih murah ini juga dikarenakan melemahnya Dollar AS, sehingga permintaan cenderung meningkat. Para analis mengatakan pasar minyak didukung oleh sinyal Rusia bahwa negara itu bersedia untuk berbicara dengan produsen minyak lainnya tentang kelebihan pasokan global.”Berita itu memberikan momentum kenaikan yang kuat di pasar minyak, karena Rusia sejauh ini tidak bersedia untuk memotong produksi minyaknya dan bekerja sama dengan anggota OPEC dalam rangka mendukung harga minyak mentah yang rendah saat ini,” kata Myrto Sokou, analis senior di Sucden Financial Research. Rusia merupakan produsen minyak utama dunia bersama anggota utama OPEC Arab Saudi serta Amerika Serikat.

Categories