Chevron, YPF Melihat Argentina Sebagai Pionir Sumur Minyak

Sama seperti perusahaan-perusahaan di AS yang saat ini telah berevolusi dalam bidang gas global, usaha kerja di Argentina dinilai memiliki kesempatan untuk menetapkan standar baru dalam produksi sumur minyak.

Menurut YPF Chief Executive, Miguel Galuccio dan Ali Moshiri, keunikan geologi dan infrastruktur yang dimiliki oleh Argentina memberikan negara tersebut keuntungan untuk produksi gas dan minyak.

“Dari sudut pandang geologi, setelah AS, Argentina adalah Negara kedua. Beberapa orang mengatakan China adalah yang nomor dua, tapi sesungguhnya untuk ukuran ‘shale oil’ Argentina adalah yang kedua,” kata Mr. Moshiri.

Cadangan serpihan minyak dan gas di Argentina terletak terutama karena pembentukan Muerta Vaca, yang berarti “sapi mati” dalam bahasa Spanyol.

“Potensi di Vaca Muerta cukup besar untuk membuat Argentina menjadi Negara yang independen dalam hal energy,” kata Mr. Moshiri.

Itulah yang selama ini sedang dicari oleh Argentina setelah bertahun-tahun penurunan produksi minyak dan gas alam. Sebagai catatan, Argentina saat ini menghabiskan miliaran dollar setiap tahun untuk mengimpor gas mahal dari Bolivia dan Trinidad dan Tobago, meskipun mereka duduk di kawasan yang kaya akan cadangan energy yang besar.

Categories