Ekspor Minyak Irak Ditunda Pasca Serangan Bom

Ekspor minyak mentah dari Irak Utara telah ditangguhkan pasca serangan bom baru terhadap pipa utama. Imbasnya, proses pengiriman di Timur Tengah dilaporkan mengalami gangguan yang cukup signifikan.

Irak biasanya mengekspor rata-rata 300-350 ribu barel minyak per hari melalui pipa, yang membawa minyak mentah dari ladang minyak di Kirkuk ke Pelabuhan Turki, Ceyhan.

“Para penyerang meledakkan bagian dari pipa menggunakan enam bom ditanam di bawah garis,” kata seseorang sumber yang dikutip dari Dow Jones Newswires.

Serangan itu terjadi sekitar pukul  satu pagi waktu setempat di Utara Al-Shurgat wilayah Utara Baiji, sekitar 200 kilometer sebelah utara Ibukota Baghdad.

Agen pengiriman Timur Tengah di pelabuhan Mediterania Ceyhan menegaskan bahwa aliran tersebut telah berhenti sejak Senin (13/5) dini hari.

Pekan lalu, pipa dipotong di lokasi yang sama untuk menyelundupkan minyak mentah. Arus pengiriman kembali berjalan normal setelah bagian yang rusak diperbaiki. Sumber itu mengatakan, mungkin akan diperlukan waktu tiga hari untuk memperbaiki bagian pipa yang hancur dalam serangan tersebut.

Categories