Exxon Tebus Aset Senilai $1.6 Milyar

ExxonMobil akan membeli aset properti milik Denbury Resource’s senilai $1.6 milyar dan menukarkan beberapa aset perusahaan energi terbesar di dunia ini untuk meningkatkan produksi minyak mentah. Exxon dan perusahaan minyak lainnya di dunia seperti Royal Dutch Shell hingga Chevron akan membeli lebih banyak minyak dan aset gas di Amerika Utara untuk meningkatkan produksi. Langtaran sejumlah besar aset sumber energi dikontrol ketat oleh negara-negara seperti Brazil dan Rusia.

Penggunaan teknologi seperti hydraulic fracturing dan horizontal drilling telah membukan pasokan minyak dan gas dalam jumlah besar. Sementara output di Bakken, yang mencakup North Dakota, Montana dan Kanada diharapkan sebesar dua kali lipat menjadi sekitar 1.2 juta barel perhari pada 2015. Menurut data dari North Dakota, hasilan dari wilayah ini enam tahun lalu hanya sebesar 6,000 barel per hari.

“Alasan utama untuk transaksi ini adalah resiko geologi yang rendah dan tingkat produksi awal yang tinggi,” jelas John White, analis dari firma investasi minyak dan gas Triple Double Advisors ang bermarkas di Houston. Banyak perusahaan yang akan melakukan langkah serupa, kata White. Minggu lalu, Chevron dan Shell membeli properti di Permian Basin di Texas Barat dari Chesapeake Energy.

 

Categories