IEA Perkirakan Kenaikan Permintaan Minyak Dunia di 2013

International Energy Agency ( Badan Energi Internasional) meramalkan perminyaan minyak global pada 2013 akan meningkat 1juta barel per hari dengan rata-rata mencapai 90.9 juta barel per hari. Perkiraan ini mengingat tertundanya pemulihan ekonomi dunia secara keseluruhan. Untuk pertama kalinya, permintaan di Negara berkembang akan melampaui permintaan dari anggota Oranization for Economic Cooperation Development (OECD).

IEA mengaitkan dengan pertumbuhan permitaan di tahun 2012 yang mencapai 800.000 barel per hari yang artinya lebih rendah sekitar 15.000 barel per hari dari harapan yang telah dicanangkan bulan lalu. Hal ini terjadi mengingat latar belakang ekonomi yang masih lemah.

IEA juga meperkirakan peningkatan permintaan minyak dari negara non-OECD akan membentuk pertumbuhan ekonomi tahun depan. Fenomena ini sebetulnya telah mulai diamati di sektor penyulingan sejak tahun 2010 lalu.

Startup baru terkait kapasitas nuklir di Jepang berpotensi mengurangi salah satu factor pembentuk permintaan minyak Negara OECD di tahun 2011 dan 2012. Di sisi lain China mungkin tak lagi menunjukkan kebutuhan / permintaan mencapai 1 juta barel per tahun layaknya di tahun 2010 lalu, namun nyatanya mereka tetap menunjukkan pertumbuhan tahunan antara 30-40% seperti yang diharapkan proyeksi IEA.

Pertumbuhan permintaan minyak di tahun depan akan dipimpin oleh Negara-negara non-OECD Asia, naik sebesar 2.9%. Kemudian demand Negara-negara Uni Soviet naik 2.4% dan Negara-negara Timur Tengah naik 2.5%. Jumlah permintaan minyak Negara non-OECD akan mencapai rata-rata 45.7 juta barel per hari. Angka itu akan melebihi 600.000 barel per hari dari  rata-rata permintaan Negara OECD.

Supply

IEA menghitung akan adanya peningkatan pasokan minyak mentah dari Negara OPEC di tahun 2013. Diperkirakan kapasitas produksi akan naik di angka netto 245.000 barel per hari. Perkiraan IEA dengan rata-rata angka produksi  pada kirasan 31.77 juta barel per hari di bulan Juni, turun 140.000 barel per hari disbanding bulan sebelumnya.

Menurut IEA yang berbasis di Paris, Saudi Arabia akan menggenjot output produksinya hingga 150.000 barel per hari mencapai 10.15 juta barel per hari  pada bulan lalu. Sementara itu volume yang lebih tinggi mungkin telah disisihkan untuk keperluan dalam negeri mereka untuk keperluan pembangkit listrik dan cadangan di musim panas.

Pasokan minyak Negara ono-OPEC sendiri diperkirakan akan turun 400.000 barel per hari sejak Mei akibat pemogokan buruh serta badai tropis dan maintenance di Teluk Mexico.

Di lain sisi, IEA meramalkan pasokan non-OPEC di tahun 2013 akan naik 700.000 barel per hari hingga mencapai rata-rata 53.9 juta barel perhari. Dorongan positif ini diharapkan akan membawa pertumbuhan produksi Canada, Amerika dan Brazil.

Untuk produksi gas alam cair dari OPEC, IEA memperkirakan angka rata-rata 6.juta barel per hari di tahun depan, sementara untuk produksi minyak mentah OPEC akan berada pada 30.5 Juta barel per hari

Categories