Indonesia Optimis Cepu akan Menghasilkan di 2014

Proyek minyak Cepu – yang sangat penting untuk memenuhi target produksi minyak sebesar 1 juta barrel per hari di 2015 – masih tersandung kendala tertundanya produksi. Tetapi ExxonMobil dan regulator SKK Migas optimis bahwa kilang dimaksud bisa mencapai puncak produksi 165,000 barrel per hari di 2014.

Proyek ini mengalami masalah keterlambatan dan eksekusi engineering, pengadaan dan kontrak konstruksi.

Wakil Presiden ExxonMobil untuk Urusan Pemerintahan, Erwin Maryoto mengungkapkan bahwa proyek ini mengalami tekanan pada jadwal di beberapa daerah. Tapi ia mengatakan bahwa perusahaannya telah bekerja sama dengan kontraktor dan SKK Migas untuk mengidentifikasi cara guna memaksimalkan produksi di 2014.

“Proyek telah mengalami banyak proses, termasuk groundbreaking di Desember 2011 dan dimulainya pengeboran di kilang Indonesia pada Mei 2013. Proyek tersebut telah selesai sekitar 50%,” ujar Maryoto.

Sementara Sekretaris SKK Migas, Gde Pradnyana juga menatakan terdapat beberapa masalah yang menghambat pembangunan tahap kedua di Cepu. Tapi ia optimis bisa mencapai puncak produksi tahun depan.

“Masalah utama dengan perkembangan blok Cepu adalah akuisisi tanah dan izin dari pemerintah daerah. Dan tidak ada hubungannya dengan masalah teknis,” tutur Pradnyana seraya menambahkan bahwa regulator dan operator telah bekerja keras untuk mencapai puncak produksi di 2014.

Categories