Indonesia Rayu Irak Untuk Investasi Kilang Minyak

Jakarta Post melaporkan, importir utama minyak mentah dan produk olahan di Asia tenggara, Indonesia, memiliki kemungkinan untuk bermitra dengan Irak, salah satu produsen minyak terbesar di dunia, untuk membangun kilang minyak lokal dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Edy Hermantoro, Direktur Jenderal Sumber Daya Mineral dan Gas, mengatakan bahwa Indonesia sudah menandatangani beberapa kontrak kemitraan energi, termasuk kerjasama di sektor hilir.

“Kedua wakil menteri energi dari kedua negara telah menandatangani nota kesepakatan (MoU) untuk kerjasama di sektor hulu dan hilir,” ujar Edy.

Pada bulan Maret lalu. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia, Susilo Siswoutomo, bahkan telah bergabung dengan delegasi yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Perekonoman, Hatta Rajasa, untuk mengunjungi Baghdad.

Edy mengatakan bahwa kedua negara telah menandatangani perjanjian kerjasama energi selama kunjungan pada Maret lalu.

“Pintu terbuka bagi kedua perusahaan migas nasional untuk membangun kemitraan bisnis,” ujar Edy.

Departemen Keuangan Indonesia masih mempertimbangkan apakah akan memberikan insentif kepada Saudi Aramco dan Kuwait Petroleum untuk kilang minyak yang kedua perusahaan tersebut akan bangun dengan Pertamina.

Categories