Microwave Pangkas Biaya Produksi Energi Solar

Teknologi yang sama seperti microwave yang biasa digunakan orang untuk memanaskan makanan  telah menjadi hal penting di industry energi surya. Teknologi tersebut menghadirkan cara baru untuk membuat produk thin-film photovoltaic dengan energi yang lebih rendah, lebih murah dan lebih ramah lingkungan.

Para insinyur di Oregon State University untuk pertama kalinya mengembangkan cara untuk menggunakan pemanas microwave dalam sintesis sulfide timah seng untuk menghasilkan solar cell compound yang lebih murah dan memiliki sedikit racun dibanding alternative energi solar lainnya.

“Semua elemen yang digunakan dalam senyawa baru ini lebih ramah dan murah dan memiliki performa solar cell yang baik. Beberapa perusahaan telah bergerak kea rah ini lantaran harga yang terus meningkat untuk sebagian senyawa alternatif yang mengandung unsure yang lebih mahal, seperti indium. Dengan beberapa pengembangan dalam efisiensi solar, senyawa baru ini akan lebih menarik secara komersial,” jelas Greg Herman, Associate Professor dari School of Chemical, Biological & Environmental Engineering di Oregon State University.

Categories