Penghargaan Deepwater Intervention untuk Aker Solution

Aker Solution, anak perusahaan dari Aker Oilfield service baru saja menerima kontrak dari Total E&P Angola untuk penyediaan layanan subsea intervention. Kontrak tersebut guna mendukung pembangunan intervention vessel yang disediakan Skandi  Aker. Perjanjian tersebut menandai terobosan untuk layanan intervention berbasis vessel di perairan dalam dan ultra-dalam.

Perjanjian dimaksud berlaku dalam periode dua tahun ditambah opsi untuk perpanjangan periode tiga kali satu tahun (1+1+1). Nilai agregat kontrak perusahaan selama 2 tahun diperkirakan mencapai 250 juta Dollar. Operasi dijadwalkan akan mulai dijalankan pada kuartal pertama 2013.

Skandi Aker adalah layanan vessel pertama yang mampu memberikan ‘intervensi sumur bawah laut’ di perairan dalam dan ultra-dalam. Secara tradisional intervensi sumur bawah laut dilakukan dengan pengeboran, namun tingginya biaya operasi rig menjadikan kemampuan rig terbatas. Meningkatnya kedalaman air juga berarti bahwa diperlukan pengembangan teknologi alternatif dan sistem biaya yang lebih efektif untuk mengakses sumur laut.

“Skandi Aker mampu mengerjakan layanan deepwater well intervention di mana sebelumnya perusahaan migas perlu rig pengeboran untuk melaksanakannya. Lebih penting lagi, Skandi Aker menjalankan pekerjaan ini dengan lebih cepat dan efisien biaya. Dengan kecepatan dan efisiensi biaya kami mengharap klien kami bisa lebih banyak melakukan banyak pengeboran intervensi dan menghasilkan lebih banyak produk migas,” ujar Karl Erik Kjelstad Presiden Aker Oilfield Service dan Head of the Oilfield Services & Marine Assets ( OMA) di area bisnis Aker Solution.

“Kami bangga dengan penghargaan ini dan senang bisa menyampaikan visi kami untuk mengembangkan teknologi yang efektif biaya untuk kegiatan intervensi di bidang ‘deepwater subsea’. Kami juga berterima kasih atas kepercayaan mitra kami Total E&P Angola dan mitra lisensinya dan melihat ke depan untuk memberikan layanan berkualitas tinggi dengan tujuan akhir meningkatkan rasio oil recovery,” lanjut Kjelstad.

Categories