Rare Earth Ditemukan di Jepang

Peneliti Jepang telah menemukan sejumlah rare earth dari dasar laut sekitar 1,243 mil tenggara Tokyo. “Diestimasikan sekitar 6.8 juta mineral bumi ditemukan dari dalam laut yang berada di zona ekonomi eksklusif Jepang. Mineral tersebut termasuk dysprosium yang terbenam dalam lumpur,” jelas pimpinan tim dari University of Tokyo, Professor Yasuhiro Kato, ekspertis sumber daya bumi.

Menurut tim peneliti, jumlah tersebut bisa digunakan untuk mensuplai mineral ke Jepang selama 230 tahun. Jepang saat ini mengandalkan suplai dari Cina, yang memonopoli 17 jenis mineral yang digunakan untuk idustri elektronik, pertahanan dan energi terbarukan.

Sementara cadangan mineral Cina mencapai 1/3 dari cadangan mineral dunia dan mensuplai lebih dri 90% dari suplai mineral dunia. Sejak 2010, Cina telah memperketat dengan mengenalkan rangkaian kuota ekspor mineral dengan alasan untuk melindungi sumber daya alam dan lingkungan.  Sementara itu, Jepang, bersama dengan Amerika Serikat dan Uni Eropa, telah meminta Organisasi Perdagangan Dunia (WHO) untuk membentul tim khusus yng akan menentukan apakah pembatasan ekspor yang dilakukan Cina telah disetujui oleh regulasi WTO.

Categories