Repsol Pertimbangkan untuk Menuntut Bridas Atas Kesepakatan Migas Serpih YPF

Repsol menyatakan akan mengambil tindakan hokum terhadap Bridas atas kesepakatan perusahaan untuk mengembangkan minyak dan gas serpih Argentina dengan YPF, demikian dilaporkan Reuters. YPF telah mengumumkan pada akhir Desember lalu bahwa mereka telah menandatangani sebuah perjanjian dengan Bridas untuk mengembangkan sumber daya shale Argentina dengan investasi awal sebesar $1,5 miliar selama dua tahun.

Repsol sebelumnya mengendalikan lebih dari 50 persen saham YPF, yang dinasionalisasi Argentina pada April 2012 mengurangi saham perusahaan menjadi sekitar 12 persen. Setelah indikasi (YPF dan Bridas) tersebutm Repsol berjanji akan melaksanakan tindakan hokum terhadap setiap perusahaan yang bermitra dengan YPF.

Baru-baru ini, Repsol telah mengajukan gugatan untuk memblokir kesepakatan awal antara YPF dan perusahaan minyak besar Amerika Serikat, Chevron dalam menanggapi hilangnya sumber dayanya, yang diklaim telah diambil alih oleh Argentina secara illegal.

Inti sengketa aset Repsol adalah penemuan pembentukan Muerta Vaca pada akhir tahun 2011 oleh YPF, yang diestimasi mengandung prospek sumber daya hingga 21 miliar boe.

Repsol juga telah mengajukan keluhan terhadap Argentina melalui pusat arbritase Bank Dunia.

Categories