Sanksi Memangkas Ekspor Minyak Iran

Sanksi embargo yang sedang berlangsung bagi Iran, berubah secara dramatis menjadi jalan tol ekspor minyak bari Negara Timur Tengah yang sedang berjuang. Demikian dilaporkan Reuters.

Data terbaru yang dirilis oleh International Energu Agency memperkirakan ekspor Iran pada kisaran  860.000 barel per hari di bulan September. Hal ini menandakan lebih dari 60 persen penurunan dari akhir tahun lalu dan mendorong Negara ini  turun beberapa tingkat dalam rangking pengekspor minyak dunia.

“Kami mengharapkan kepatuhan untuk mengikis sedikit marjin – beberapa peserta berusaha menghindari kendala pengiriman – namun kami belum melihat adanya bukti,” ujar Antoine Halff, kepala Oil Industry & Market Division dari Agency tersebut menjelaskan pada Reuters.

Iran telah berusaha keras untuk melalui masa sanksi tersebut, dengan menghadapi aspek lain seperti mencegah perusahaan asuransi Eropa melindungi tanker pengangkut minyak mintah Iran, dengan menawarkan perlindungan tanker minyak milik mereka sendiri mengantarkan ke pelanggan.

Namun demikian, Reuters melaporkan bahwa sanksi telah memberikan dampak yang tajam dengan perusahaan pertama kehilangan perlindungan atas pelanggaran potensial dari sanksi.

Categories