Shell Akan Membeli Aset LNG dari Repsol Hingga 4,4 Miliar Dolar

Royal Dutch Shell PLC setuju untuk mengakuisisi berbagai aset gas cair dari Repsol SA, termasuk posisi suplai di Peru dan Trinidad dan Tobago hingga 4,4 juta dolar. Selain itu, Shell akan membayarkan 500 ribu dolar utang dan 1,8 miliar dolar sewa pada saat yang sama. Menurut Repsol, transaksi tersebut diperkirakan mencapai 3,5 miliar dolar.

Repsol menambahkan bahwa transaksi tersebut tidak termasuk regasifikasi terminal Canaport di Saint John. Repsol masih memiliki 75 persen bungan di terminal tersebut.

“Fasilitas Amerika Utara tidak termasuk dalam proses penjualan tersebut. Hal itu disebabkan karena harga gas yang rendah saat ini di pasar AS tidak memungkinkan aset menengah dan jangka panjang untuk dihargai secara memadai,” ujar Repsol.

Sementara itu, Repsol dan Shell telah menandatangani perjanjian 10 tahun untuk memasok 1 juta ton per tahun ke Canaport. Shell Chief Executive Officer, Peter Voser mengatakan bahwa aset Shell di Repsol akan meningkatkan kemampuan Shell untuk membawa LNG ke daerah-daerah yang membutuhkannya.

Akuisisi tersebut akan menyediakan Shell dengan kapasitas LNG di Atlantik Barat  dari Atlantik LNG di Trinidad dan Tobago, serta di Pasifik Timur dari LNG di Peru. Akuisisi ini diharapkan dapat menambah volumen LNG hingga 7,2 juta ton per tahun melakui perjanjian jangka panjang.

Categories