Shell Digugat Terkait Jalur Pipanya di Nigeria

Sebuah gugatan telah diajukan terhadap Royal Dutch Shell dengan harapan dapat memegang tanggung jawab perusahaan atas serangkaian tumpahan minyak di Niger Delta, demikian dilaporkan oleh The Wall Streen Journal.

Gugatan tersebut dudukung oleh kelompok pecinta lingkungan Friends of the Earth Netherlands dan menuduh bahwa Shell gagal merawat jaringan pipanya di Nigeria.

Shell adalah perusahaan minyak paling dominan di Afrika, produsen terbesar di benua itu. Namun Shell beroperasi di sana melalui anak perusahaan mereka, Shell Nigeria.  Upaya gugatan untuk memegang tanggung jawab perusahaan induk atas jariangan minyak anak perusahaan mereka itu bisa menjadi preseden yang menyapu industri minyak Eropa.

Serangkaian tiga kebocoran di pipa Shell Nigeria diestimasi menumpahkan sekitar 1.100 barel minyak dalam tiga tahun terakhir. Selain pembersihan tumpahan minyak, Friends of The Earth berharap bisa memaksa Shell untuk meningkatkan perawatan di sepanjang system pipa yang berliku. Selain dari infestasi terbatas dalam system, Nigeria juga menderita kerugian dari pencurian yang menrusak jalur pipa.

Selain Shell, The Wall Street Journal melaporkan bahwa BP juga menghadapi sejumlah pertanyaan tentang kewajiban tanggung jawab atas tumpahan minyak, sebagaimana lapisan minyak licin baru di telauk telah menimbulkan pertanyaan terkait kecelakaan Horizon Deepwater pada 2010.

Categories