Shell Mundur dari Lelang Cove Energy

Shell Bidco, anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh Royal Dutch Shell telah mengumumkan pengunduran diri dari lelang akhir untuk pengelolaan perusahaan eksplorasi migas, Cove Energy. Langkah tersebut terbilang mengejutkan mengingat upaya setengah tahun sebelumnya yang dilakukan Shell Bid co bersaing dengan PTT Exploration & Production dari Thailand. Dengan penguduran diri Shell Bidco dari lelang tersebut, PTT Exploration & Production efektif memenangkan lelang terhadap Cove Energy.

Tarik ulur ‘perebutan’ Cove Energy memang strategis karena posisinya di Afrika Timur, yang kini menjadi daerah paling menjanjikan sebagai sumber daya gas baru. Di pusat property Cove, 8.5% sahamnya merupakan lisensi milik Mozambik, sumber yang dapat digunakan sebagai pijakan regional ekspor gas alam cair ke pasar Asia.

Shell sebagai produsen minyak utama dari Belanda memasuki lelang pada Februari 2012 lalu dengan nilai 220 pence per saham. Namun secara  tak terduga tawaran agresif dating dari PTT sebesar 240 pence per saham pada bulan Mei. Sejak saat itu keduanya terkunci dalam ketegangan penawaran yang ‘sia-sia’.

Jumat lalu, regulator akuisi asal Inggris, Take over Panel mengumumkan bahwa akan memandatkan keputusan lelang  formal bila tidak ada lagi penawaran masuk hingga Senin pukul 16.00 waktu GMT. Akhirnya pengumuman mundurnya Shell dari lelang tersebut dilakukan pada Senin pagi.

“Hari ini, Shell Bidco memutuskan untuk tidak merevisi penawarannya pada 220 pence per saham Cove Energy. Shell Bidco juga tidak lagi ambil bagian dalam prosedur lelang Cove,”dikatakan dalam pernyataan resmi Shell.

Saham Cove sendiri akhirnya mengalami penurunan 13% menyusul pengumuman mundurnya Shell. Saham Cove berada pada 238,5 pence persaham, sedikit lebih rendah dari tawaran dari PTT, 240 pence per saham atau senilai $ 1.9 miliar.

Di sisi lain para analis mengatakan Shell bisa menemukan jalan lain untuk masuk ke AfrikaTimur yang memang menjanjikan. Salah satu opsinya adalah melalui penawaran dengan Anandarko atau ENI yang keduanya telah memiliki sejumlah saham di Mozambik.

Categories