Shell Tampak Siap Untuk Kontrak Gas Alam Bab

Abu Dhabi National Oil Company (Adnoc) mengatakan bahwa Royal Dutch Shell PLC memiliki posisi yang baik dalam penawarannya untuk mengoperasikan lahan gas asam Bab, ujar Direktur Umum perusahaan, Abdulla Al-Suwaidi.

Perusahaan tersebut telah memilih dua kandidat yaitu Shell dan Total SA untuk kesepakatan sekitar US$ 10 miliar, tapi belum membuat keputusan resmi terkait pemenang proyek tersebut.

“Shell memiliki posisi/performa yang baik. Dalam beberapa minggu kami akan memilih salah satu dari mereka,” kata Mr. Suwaidi, kepada wartawan di Abu Dhabi.

Sumber industr mengatakan bahwa Shell telah memenangkan tender tersebut setelah dua perusahaan menyajikan penawaran yang kompetitif. Perbedaan utama antara dua tawaran tersebut adalah pendekatan mereka dalam menangani sejumlah besar sulfur yang dihasilkan di lapangan.

Sekali dikembangkan, lahan Bab akan menghasilkan antara 500-800 juta kubik gas per hari. Shell telah merekomendasikan untuk mengekspor belerang yang dihasilkan, sementara Total mengajukan proposal untuk me-reinject belerang kembali ke reservoir.

Categories