Simba Energy Mengumumkan Perkembangan Proyek Pantai Kenya

Simba Energy Inc. sebuah perusahaan eksploarsi migas pan-Afrika mengumumkan beberapa kabar baik terkait operasinya di pinggir pantai Kenya. Simba sendiri memegang 100% kepemilikan Kontrak Bagi Hasil ( Production Sharing Contract – PSC) untuk Block-2A Kenya.

Simba mengungkapkan pengumpulan data seismic pasif berjalan dengan lancar. Selain menargetkan pengumpulan data utama di Block 2A tersebut, mereka menargetkan  data penilaian baru. Perusahaan ini juga memutuskan untuk memperluas cakupan survey seismic pasif, lima kali lipat dari 750s1.kms menjadi sekitar  4000sq.kms memanfaatkan 218 data/listening stations serta menambahkan survey geokimia selama fase kerja lapangan saat ini. Menurut salah satu staf teknis Simba, area ini berada di persimpangan 2 cekungan yang secara geologis analog terhubung dengan Block 10BB yang dibor oleh Tullow Oil plc & Africa Oil Corp.

Dalam kesempatan yang sama Simba mengumumkan hubungan kerjasama mereka dengan Ernst & Young LPP untuk menjadi penasihat dalam penilaian asset, termasuk analisa ladang potensial di Block 2A.

“Pekerjaan kami di lapangan berlangsung dengan baik, keputusan untuk memperluas cakupan area seismic pasif, serta penambahan studi geokimia, lalu survey aeromagnetic dan gravitasi  diharapkan bisa mengetahui potensi sesungguhnya dari Block 2A ini,” papar Hassan Hassan, Managing Director of Operations Simba Energy. Hassan menambahkan, dengan peningkatan nilai dan investasi di Block 10BB dengan penemuan baru sejumlah sumber migas serta mulai bekerjanya tim migas Ernst & Young’s untuk membantu Simba diharapkan terus membawa perkembangan baik dan langkah yang tepat dalam pengembangan bisnis mereka.

Categories