Sound Oil Mengumumkan Penjualan Saham di Citarum PSC

Sound Oil, perusahaan hulu minyak dan gas dengan aset di Italia dan Indonesia, mengumumkan bahwa mereka  telah setuju untuk menjual sahamnya Citarum PSC(Production Sharing Contract), Indonesia.

Transaksi ini melibatkan Sound Oil yang menjual 20% saham kerjanya di PSC  tersebut kepada operator Pan Oriendt Energy (Citarum) PTE Limited(“POE”).

Semua pembayaran dijamin oleh induk dari pembeli, Pan Orient Energy Corp, dan terstruktur sebagai royalty 100% pada pendapatan dari penemuan, dibatasi oleh pertimbangan kontingan yang telah disepakati.

Sebagaimana semua transaksi alam di Indonesia ini, penyelesaian membutuhkan persetujuan dari badan pengatur lokal. Working Interest akan dipercayakan pada perusahaan atas nama POE sampai persetujuan tersebut terjadi.

Pengeboran Citarum saat ini melibatkan tiga sumur commitment.

Sumur pertama, Cataka ditinggalkan oleh operator setelah penundaan signifikan dan pengeluaran berlebih dan tidak mencapa kedalaman target. Sumur kedia, Jatayu juga mengalami keterlambatan dan overspend, meskipun beberapa uphole gas terlihat, belum mencapai kedalaman target. Pengeboran di sumur ketiga, Geulis masih berlangsung. Untuk melengkapi komitmen PSC, Cataka dan mungkin Jatayu perlu dibor ulang meski terbukti memiliki kondisi geologi yang sangat menantang.

James Parsons, CEO Sound Oil berkomentar:

“Pengeboran di Citraum telah menghadapi masalah yang ekstrim dan berpotensi membahayakan pendanaan perusahaan

Perusahaan memperkirakan bahwa saham yang tersisa menghabiskan lebih dari US$ 5 juta untuk Citarum. Transaksi ini akan mengubah pengeluaran uang tak-berkelanjutan di luar kendali kami menjadi posisi efektif dengan eksposur lanjutan kembali mencapai US$16 juta.

Oleh Karena itu transaksi ini mengamankan saldo kas  Sound Oil untuk operasi kami di proyek Nervesa dan Rapagnano di Italia.

Transaksi ini ini merupakan langkah pertama kami untuk membentuk kembali portofolio perusahaan”

Categories