Statoil Siap Kembalikan Operasi di Norwegia Setelah Pemogokan

Statoil sedang mempersiapkan kelanjutan produksi di instalasi-instalasi mereka di landas kontinen Norwegia yang terpengaruh oleh pemogokan. Persiapan ini diambil setelah pemerintah Norwegia memutuskan memberlakukan Arbitrase wajib dalam penyelesaian membayar untuk landas kontinen Norwegia.

Menteri Tenaga Kerja Norwegia, Hanne Bjurstorm telah memberitahu pihak-pihak terkait untuk penyelesaian pembayaran lepas pantai bahwa pemerintah akan mengusulkan kepada Parlemen bahwa konflik diselesaikan melalui arbitrase wajib. Atas permintaan Menteri para pihak yang berselisih juga diharuskan melanjutkan pekerjaan secepat mungkin.

Mogok kerja yang sebelumnya diumumkan tidak berlaku di Landas kontinen Norwegia tidak akan berlaku lagi.

Pada 5 Juli lalu Asosiasi Industri Minyak Norwegia (OLF) mengumumkan mogok kerja bagi semua anggota Serikat Industri Energi, Serikat Personel Energi dan Serikat Manager dan Eksekutif Norwegia akan terpengaruh dengan perjanjian lepas pantai yang sebelumnya terjadi.

Mogok kerja itu sendiri mulai berlaku sejak Senin, 9 Juli lalu pda pukul 24.00 waktu setempat. Namun sebaliknya para pihak yang berkepentingan akan segera bertemu di pengadilan arbitrase upah nasional. Dengan proses pengadilan arbitrase ini diharapkan keputusan mengikat dalam sengketa tenaga kerja yang sedang terjadi.

Instalasi Statoil yang terpengaruh oleh sengketa perburuhan tersebut adalah Oseberg Field Center, Oseberg Couth, Oseberg East, Oseberg C, Heidrun, Huldra, Vaslefrikk dan Brage. Proses produksi di instalasi-instalasi tersebut akan segera dilanjutkan secepat mungkin. Diperkirakan perlu 1 sampai 2 hari untuk memulai kembali proses produksi, dan waktu sepekan untuk mengembalikan kapasitas produksi penuh.

Categories