Turki Negosiasikan Kontrak Terminal LNG dengan Qatar

Dalam rangka memenuhi meningkatnya tuntutan kebutuhan energy di dalam negeri dan seluruh Eropa, Turki sedang mempertimbangkan pembangunan terminal gas alam cair dengan Qatar, di sepanjang pantai Aegean, Demikian dilaporkan The National.

Taner Yildiz, Menteri Energi Turki mengatakan bahwa terminal akan berada di teluk Saros dan akan memiliki kapasitas tahunan antara 5 sampai 6 miliar kubik meter (bcm). Turki saat ini memasok energy ke Eropa dan sedang mengatur rencana untuk menyalip Inggris sebagai Negara ketiga terbesar pengguna listrik dalam satu dekade. Fasilitas LNG bisa membantu penyediaan energy untuk Negara seperti Bulgaria dan Yunani dan juga akan membantu Turki memenuhi permintaan LNG-nya sendiri yang sedang naik.

“Kami pikir akan tepat untuk membangun terminal LNG di Teluk Saros, untuk memenuhi kebutuhan Turki dan regional,” tukas Yildiz dalam laporan tersebut. “ Qatar akan melaksanakan pekerjaan kelayakan dan mengevaluasi proyek tersebut.”.

Qatar sendiri adalah Negara eksportir LNG terbesar di dunia, namun laporan The Nation menyebutkan bahwa kebanyakan penjualan Qatar adalah untuk pasar Asia. Yildiz mengatakan bahwa Turki sedang dalam negosiasi kontrak jangka panjang dengan Qatar.

Turkish Weekly juga melaporkan bahwa Turki mungkin akan mulai melakukan eksplorasi minyak di Libya, saat ini sedang mengeksplorasi ladang minyak miliknya, Fezzan. Namun demikian, Yildiz mengatakan bahwa hal tersebut “tidak cukup” dan Turki masih “membutuhkan ladang baru”.

Categories